Mas Dhito Minta Warga Patuhi Prokes Hadapi Covid-19 Gelombang Tiga

    Mas Dhito Minta Warga Patuhi Prokes Hadapi Covid-19 Gelombang Tiga

    KEDIRI - Lonjakan covid-19 gelombang tiga yang selama ini dikhawatirkan benar terjadi. Kasus aktif harian di Kabupaten Kediri, bahkan telah menunjukkan peningkatan yang signifikan.

    Mencegah penyebaran semakin meluas, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono menghimbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas dan terus mematuhi protokol kesehatan (prokes). 

    Honda Civic FD 2009 Ganteng Poll
    market.biz.id Honda Civic FD 2009 Ganteng Poll
    Rp 125.000.000
    Beli sekarang!

    "Saya harus sampaikan bahwa Kabupaten Kediri sudah resmi menghadapi gelombang tiga, "  kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito,  Jumat (4/2/2022) malam.

    Berdasarkan update data kasus covid - 19 hinga 5 Februari pagi, ada 85 kasus aktif. Dari angka itu, melihat grafik harian misalnya, penambahan kasus di bulan Februari tanggal 1 ada 6 kasus, tanggal 2 ada 8 kasus, tanggal 3 12 kasus dan tanggal 4 Februari ada 32 kasus.  

    Melihat lonjakan kasus yang mengkhawatirkan, Mas Dhito mengeluarkan kebijakan untuk menekan penyebaran kasus Covid-19. Kebijakan yang diambil yakni menutup sementara semua tempat pariwisata, baik itu yang dikelola Pemkab Kediri, pribadi maupun swasta. 

    Kemudian, untuk kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) yang selama ini telah berjalan dibatasi 50 persen dari kuota siswa. Mengurangi mobilitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan serta meniadakan atau menutup car free day.

    POLITISI.ID
    market.biz.id POLITISI.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    "Sekali lagi saya menghimbau kepada seluruh masyarakat kediri untuk selalu mematuhi prokes dengan menggunakan masker, " tuturnya.

    Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Ahmad Khotib menambahkan, menghadapi kenaikan kasus covid itu untuk ketersediaan tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) dinilai masih aman.

    Adapun, untuk rumah sakit rujukan keseluruhan ada 259 tempat tidur, dan 44 tempat tidur di rumah sakit non rujukan. Selain yang dirawat, dari jumlah kasus aktif yang ada banyak yang melakukan isolasi mandiri.

    "Sejauh ini ada 29 yang di rawat di rumah sakit, kami meminta masyarakat benar-benar mematuhi prokes, " ucapnya. (adv kominfo) 

    KEDIRI JATIM
    Prijo Atmodjo

    Prijo Atmodjo

    Artikel Sebelumnya

    Respon Cepat TNI Bersama TSBD dan Pemerintah...

    Artikel Berikutnya

    Tingkatkan Ketahanan Pangan, Babinsa Desa...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Suferi verified

    Helmi M. Fadhil

    Helmi M. Fadhil verified

    Postingan Bulan ini: 6

    Postingan Tahun ini: 88

    Registered: Aug 14, 2021

    Suhendi

    Suhendi verified

    Postingan Bulan ini: 1

    Postingan Tahun ini: 10

    Registered: Apr 25, 2022

    Tomi E

    Tomi E verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 13

    Registered: Dec 7, 2021

    HermanDjide

    HermanDjide verified

    Postingan Bulan ini: 0

    Postingan Tahun ini: 66

    Registered: Nov 23, 2021

    Profle

    Suferi verified

    Ribuan Peserta BPJS Kesehatan Menunggak Akankah Berpengaruh Pada Penghargaan Universal Health Converage (UHC) dari BPJS Kesehatan RI ?
    Kursus Para Dasar Bagi Taruna AAU Dibuka
    Residivis Aniaya Dua Orang Wanita Paruh Baya Karena Pengaruh Obat-obatan

    Rekomendasi

    BEM PTAI Apresiasi Ketegasan Kapolri Tindak  25 Personel Terkait Kematian Brigadir Joshua
    Tewasnya Brigadir Yoshua, Kapolri Periksa 25 Polisi Diapresiasi BEM SI
    Brigjen TNI E. Reza Pahlevi Serahkan Tali Asih dari Kasad Kepada Siswa-Siswi SD YPK Sota Perbatasan RI-PNG Merauke
    Puan Maharani: Kelaparan di Lanny Jaya Harus Jadi yang Terakhir
    Kamrussamad: Penyusunan RAPBN 2023 Harus Antisipasi Dampak Konflik Laut China Selatan

    Ikuti Kami